Senin, 19 Desember 2022

Alasan Jepang Ikut Serta Dalam Perang Dunia II

Pasukan Jepang pada Perang Dunia II oleh Wall Street Journal

Perang Dunia II merupakan perang global yang berlangsung dari tahun 1939 sampai 1945. Perang ini menjadi yang terbesar dan mematikan di dunia dengan melibatkan lebih dari 100 juta orang di berbagai pasukan militer.

Perang ini melibatkan banyak negara di dunia termasuk kekuatan besar yang pada akhirnya membentuk dua aliansi militer saling bertentangan, yaitu Blok Poros dan Blok Sekutu. Salah satu negara yang terlibat pada Perang Dunia II adalah Jepang yang tergabung dalam Blok Sekutu.

Negara ini mulai terlibat serangkaian perang sejak melakukan pemboman di pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di Pearl Harbor pada 7 Desember 1941. Setelah itu,  Amerika Serikat, Inggris, Tiongkok, Australia, dan beberapa negara lainnya yang tergabung dalam Blok Sekutu, secara resmi menyatakan perang terhadap Jepang.

Lantas, apa saja yang melatarbelakangi Jepang dalam keikutsertaannya dalam Perang Dunia II? Dikutip dari History, berikut pembahasannya.

Jepang memiliki ambisi untuk menguasai wilayah-wilayah tetangga sekaligus mengambil alih pasar impornya. Hal ini dipercaya oleh pemerintah Jepang untuk memecahkan masalah ekonomi dan demografis yang dialami saat itu.

Untuk tujuan ini, Jepang menyatakan perang terhadap China pada tahun 1937, yang mengakibatkan Pembantaian Nanking dan kekejaman lainnya. Amerika Serikat sangat tidak senang dengan sikap Jepang yang semakin agresif terhadap China.

Beberapa tahun kemudian tepatnya pada Juli 1939, Amerika Serikat menghentikan kerja sama dagang dengan Jepang yang tertuang dalam Perjanjian Perdagangan dan Navigasi 1911. Alasannya adalah karena negeri Paman Sam ini merasa terganggu sehingga menekan Jepang dengan tidak lagi mengekspor minyak dan memindahkan pangkalan militer udara dari San Diego ke Hawaii.

Alasan lainnya adalah Jepang menganut ideologi fasisme, yang berarti menganggap bangsanya sebagai keturunan Dewa Matahari dan memandang bangsa lain lebih rendah dari mereka. Dengan berpegangan pada ideologi tersebut, Jepang berambisi untuk melakukan ekspansi politik ke negara-negara lain. 

Hal itu didukung dengan semangat Hakko Ichiu yang berarti Delapan Penjuru Dunia Di Bawah Satu Atap. Sedangkan yang dimaksud di bawah satu atap adalah di bawah Kekaisaran Jepang. Selama Perang Dunia II, Hakko Ichiu merupakan slogan yang dipakai untuk pembenaran agresi Jepang ke berbagai negara, termasuk Indonesia.

Minggu, 18 Desember 2022

5 Fakta Unik Maroko, Negara Afrika Pertama yang Tembus Semifinal Piala Dunia

Lembah M'Goun Sumber: Peapix

Negara Maroko tengah menjadi perbincangan dunia usai menjadi negara di Afrika pertama yang menembus semifinal Piala Dunia 2022. Negara ini berhasil mengalahkan tim-tim besar Eropa seperti Spanyol dan Portugal.

Tak hanya keandalan dalam dunia sepak bola, ternyata Maroko juga memiliki beragam keunikan. Apa saja itu? Simak pembahasannya berikut.

1. Memiliki Dua Ibukota

Maroko sebagai negara kerajaan ternyata memiliki dua ibukota negara yaitu Rabat sebagai ibukota politik dan Casablanca sebagai ibukota ekonomi dan bisnis. Hal ini tentu sangat berbeda dengan negara lain yang hanya memiliki satu ibukota

Negara dengan julukan Singa Atlas ini merupakan negara islam yang berada di Afrika Utara dan berbatasan langsung dengan Spanyol yang hanya dipisahkan oleh selat Gibraltar. 

2. Kota Biru

Salah satu kota terindah dan populer di kalangan turis adalah kota biru Chefchaouen. Chefchaouen dikenal sebagai Mutiara Biru Maroko karena seluruh medina dan sebagian besar desa pegunungan dicat biru pucat.

Penduduk setempat percaya bahwa biru adalah warna suci dan mengungkapkan rindu terhadap kampung halaman. Nyatanya, sekadar berkeliling dan memotret medina adalah salah satu hal paling lumrah untuk dilakukan di Chefchaouen.

3. Kota Merah

Sama seperti Chefchaouen yang dikenal sebagai “kota biru”, kota Marrakesh disebut sebagai “kota merah”. Tapi tidak seperti Chefchaouen, dinding di Marrakesh tidak sengaja dicat merah. Sebaliknya, rona kemerahan berasal dari tanah liat dan batu pasir merah yang digunakan untuk membangun banyak bangunan tua di Marrakesh. 

Meskipun tembok kota sebenarnya lebih berwarna pink atau salmon, Marrakesh mendapat julukan "kota merah". Kota ini juga termasuk salah satu yang paling populer untuk dikunjungi turis di Maroko.

4. Resor Ski

Sebagian besar orang sering mengasosiasikan Maroko dengan Gurun Sahara, pantai, dan iklim yang gersang. Tapi Maroko sebenarnya juga memiliki resor ski. 

Meskipun kecil, Oukaïmeden memiliki tujuh lift dan medan ski lebih dari enam mil. Tempat ini memang tidak seberapa jika dibandingkan dengan resor ski di Pegunungan Alpen atau Pegunungan Rocky. Namun, Oukaïmeden nyatanya menjadi salah satu fakta menarik yang ada di Maroko.

5. Lembah Untuk Bunga Mawar

Di Maroko terdapat sebuah lembah yang didedikasikan untuk bunga mawar, yaitu Lembah M'Goun atau dikenal sebagai Vallée des Roses. Lembah ini menghasilkan 3.000 hingga 4.000 ton mawar liar setiap tahun. Mawar ini sangat penting bagi perekonomian lokal. 

Wanita setempat mengumpulkan mawar dan menjualnya ke koperasi daerah. Sebagian besar mawar ini digunakan oleh perusahaan parfum Prancis, sedangkan sisanya digunakan oleh perusahaan lokal untuk membuat air mawar, sabun, dan barang kosmetik lainnya.

Demikian fakta unik yang dimiliki negara dengan julukan Singa Atlas ini. Apakah negara ini juga akan masuk list liburan impian kamu?


Baca juga yuk artikel lainnya:

Menikmati Es Krim Legendaris di Jakarta

Bagian depan Toko Ragusa Es Italia oleh Heriansyah Sudrajat Pagi itu mataku dibuat celik saat mendengar alarm dari ponsel kolot milikku. Spo...